Terdakwa kasus pembunuhan wanita asal Sukabumi divonis bebas dicekal Kejati dan Imigrasi

- Redaksi

Selasa, 6 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gregorius Ronald Tannur - Istimewa

Gregorius Ronald Tannur - Istimewa

sukabumiheadline.com – Pihak keluarga Dini Sera Afrianti, wanita asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak yang mendesak pihak berwenang mencekal Gregorius Ronald Tannur yang telah diputus bebas agar tidak ke luar negeri. Baca selengkapnya: Anak anggota DPR didakwa bunuh janda cantik asal Sukabumi divonis bebas, putusan hakim kontroversial

Namun, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menyatakan tidak berwenang melakukan pencekalan, tapi usulan itu akan disampaikan kepada pihak Imigrasi.

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim Agustian Sunaryo mengungkapkan bahwa pencekalan Ronald memang bukan ranah kejaksaan. Namun, dia akan menginformasikan itu kepada yang berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi Redaksi: Mahfud MD dan Kejagung kritik keras vonis bebas terdakwa pembunuhan wanita asal Sukabumi

Dini Sera Afrianti
Dini Sera Afrianti – Istimewa

“Kami akan koordinasi dan menginformasikan ke pihak imigrasi bahwa perkara ini belum inkrah. Kalau perkara tipikor (tindak pidana korupsi), itu (pencekalan) bisa dilakukan dalam tahap penyidikan. Sementara ini kan yang bersangkutan (Ronald Tannur) sudah diputus,” ujarnya dilansir detik.com, Selasa (30/7/2024) lalu.

Rekomendasi Redaksi: Detail Pembunuhan Janda Cantik asal Sukabumi oleh Anak Anggota DPR

Sebelumnya, perwakilan aliansi justice for Dini Sera, Rieke Diah Pitaloka meminta pihak terkait mencegah Ronald pergi ke luar negeri. Anggota DPR RI itu berharap pencekalan diterapkan terhadap anak mantan Anggota DPR RI itu.

“Melihat perkembangan seperti ini, agar institusi yang berwenang melakukan pencekalan terhadap Gregorius Ronald Tannur untuk tidak pergi ke luar negeri,” kata Rieke.

Baca selengkapnya: #justicefordini, simpati warga Surabaya untuk wanita asal Sukabumi, ini profil 3 hakim vonis bebas terdakwa

Rieke mendapatkan informasi dari pihak pengacara keluarga Dini Sera Afrianti, Dimas Yemahura yang mengaku dapat informasi bahwa Ronald hendak ke luar negeri usai bebas dari dakwaan kasus pembunuhan Dini.

Menurut Dimas, kabar Ronald hendak ke luar negeri itu sangat menyakitkan di hati keluarga korban. Karena ketika Ronald berencana ke luar negeri keluarga Dini masih mencari keadilan.

Rekomendasi Redaksi:

Dini Sera Afrianti
Hakim Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo – Istimewa

Menurut Dimas, dampak dari putusan Hakim Erintuah Damanik Cs sangat merugikan keluarga Dini. Keluarga Dini hingga kini masih memperjuangkan keadilan, sedangkan pembunuh Dini bisa jadi malah sudah berlibur ke luar negeri.

“Dia mungkin bisa berlibur di Disney Land ataupun di mana pun, tapi orang kecil ini masih bolak-balik Jakarta-Surabaya untuk memperjuangkan keadilan,” kata Dimas.

Berita Terkait

Pemerintah: Pasal Penghinaan Presiden bukan untuk bungkam kritik
Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur
Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara
Permintaan AS, pemerintah sedang susun UU Ketenagakerjaan baru
Resbob, terdakwa hina suku Sunda dan VPC ngotot minta disidang di Surabaya
Ayah NS disebut anggota geng, Kapolres Sukabumi akan usut dan Komisi III DPR beri atensi
Merasa ditipu bank, Wanita Sukabumi Mengadu ke KDM
Modus dokumen editan, PT Hasan Berkah Wisata Bojonggenteng dilaporkan ke Polres Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:02 WIB

Pemerintah: Pasal Penghinaan Presiden bukan untuk bungkam kritik

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:00 WIB

Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:50 WIB

Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:00 WIB

Permintaan AS, pemerintah sedang susun UU Ketenagakerjaan baru

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:59 WIB

Resbob, terdakwa hina suku Sunda dan VPC ngotot minta disidang di Surabaya

Berita Terbaru