UMKM Sukabumi, ini 18 ide usaha daur ulang sampah bakal tren di 2026

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi UMKM daur ulang sampah - sukabumiheadline.com

Ilustrasi UMKM daur ulang sampah - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Isu lingkungan diprediksi bakal menjadi tren pada 2026. Tak hanya di meja-meja rapat dan acara seminar. Tren green economic bahkan bakal merambah sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tahun depan. Selain itu, niche lokal juga diprediksi bakal jadi tren usaha UMKM pada 2026. Baca selengkapnya: 11 tren bisnis 2026: Niche lokal, ramah lingkungan dan serba digital, cek ulasan spesifiknya

Dengan demikian, usaha daur ulang sampah bakal menjadi tren. Hal itu dipengaruhi tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menekan timbunan sampah setiap harinya, antara lain dengan penggunaan barang-barang yang bisa digunakan berulang kali, hingga barang hasil daur ulang.

Berikut adalah 18 ide usaha daur ulang sampah rekomendasi sukabumiheadline.com untuk UMKM Sukabumi, di mana salah satunya telah dilakukan oleh Nurhaeti asal Sukabumi, Kamis (4/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

18 ide usaha daur ulang sampah

Memilah sampah - sukabumiheadline.com
Memilah sampah – sukabumiheadline.com

Produk daur ulang adalah barang-barang yang dibuat ulang dari sampah atau limbah, seperti pupuk kompos dari sampah organik, kertas daur ulang seperti kertas toilet dan karton dari sampah kertas, serta produk plastik seperti ecobrick, sandal, dan casing ponsel dari botol plastik. Baca selengkapnya: Unik! Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Hasil Daur Ulang Limbah Elektronik

Baca Juga :  Umar bin Khattab ancam akan merajam, begini hukum nikah siri dalam Islam

Limbah kaca dapat didaur ulang menjadi produk kaca baru, sementara aluminium daur ulang bisa menjadi kaleng baru atau komponen mobil.

Baca Juga: Danone, Wings dan Indofood: Penyumbang sampah plastik terbanyak di RI

Bahan plastik

Tas jinjing dari daur ulang sampai plastik - Ist
Tas jinjing dari daur ulang sampai plastik – Ist
  1. Sandal: Dibuat dari botol plastik atau ban bekas.
  2. Ecobrick: Botol plastik yang diisi penuh dengan sampah plastik padat, digunakan sebagai bahan bangunan.
  3. Serat tekstil: Digunakan untuk membuat pakaian, karpet, atau casing ponsel dari botol plastik PET.
  4. Pot tanaman: Botol plastik dapat diolah menjadi pot tanaman.
  5. Tas: Kantong plastik atau kresek dapat diubah menjadi tas yang lebih kuat.

Baca Juga: Ulama harus jadi garda terdepan, Fatwa MUI: Haram buang sampah ke sungai, danau, laut

Bahan kertas

Kerajinan dari kertas bekas kreasi Nurhaeti
Kerajinan dari kertas bekas kreasi Nurhaeti – Instagram
  1. Produk kertas baru: Kertas kantor, tisu, karton, dan majalah dapat dibuat dari kertas daur ulang.
  2. Bubur kertas: Digunakan untuk membuat berbagai kerajinan tangan atau barang lain.
  3. Kertas toilet: Tisu dan handuk kertas juga sering kali dibuat dari bahan daur ulang.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Nurhaeti, seorang Wanita Sukabumi, Jawa Barat, mengubah limbah kertas hanya dengan sentuhan tangan kreatif. Alhasil, sampah kertas tak bernilai ia kreasikan menjadi produk kerajinan nan indah. Tak hanya itu, ia juga melabeli produknya dengan merek Despar311. Baca selengkapnya: Wanita Sukabumi ini sukses ubah sampah kertas jadi uang kertas

Baca Juga :  Anak di bawah 16 tahun dilarang ber-medsos, bocah Sukabumi: Pemerintah gak jelas!

Bahan organik

  1. Pupuk kompos: Dari sisa makanan, daun, dan kulit buah.
  2. Biogas: Dari sampah organik, terutama sisa makanan, dapat diolah menjadi sumber energi terbarukan.
  3. Mulsa: Kayu daur ulang dapat dijadikan mulsa untuk lanskap.

Baca Juga: Sukabumi bakal punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Bahan kaca

  1. Botol dan wadah kaca baru: Kaca daur ulang bisa diubah kembali menjadi botol dan wadah baru tanpa kehilangan kualitasnya.

Rekomendasi artikel: 4 masalah lingkungan di Sukabumi yang tidak pernah selesai

Aluminium

  1. Kaleng aluminium baru: Bisa didaur ulang menjadi kaleng baru secara terus-menerus.
  2. Komponen mobil: Daur ulang aluminium dapat menghasilkan komponen untuk kendaraan, seperti bodi mobil atau trailer traktor.

Baca Juga: UMKM Sukabumi, ini 10 saran Menko Perekonomian, BI, dan pakar di 2026: KUR hingga go digital

Bahan kayu

  1. Bahan bangunan: Kayu sisa dapat diolah kembali untuk bahan bangunan.
  2. Bahan bakar: Kayu berkualitas rendah bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi ramah lingkungan.

Baca Juga: Trend Pernikahan Ramah Lingkungan, Makan Pakai Daun dan Besek

Bahan lainnya

  1. Genteng: Dari limbah karton minuman (PolyAl).
  2. Sarung bantal: Dari baju bekas.

Berita Terkait

Kecamatan penghasil kakao Sukabumi dan 11 kabupaten produsen cemilan para dewa di Jawa Barat
Lumbung padi di Jawa Barat: Indramayu juara, Sukabumi 5 besar
10 ribu ton! 38 kecamatan penghasil kacang panjang di Sukabumi, kaya protein nabati, vitamin, dan mineral
Membanding produksi daging kerbau, sapi, kambing, domba dan babi di Sukabumi
Daftar kecamatan penghasil petai Sukabumi, produksi ribuan ton
Volume produksi daging sapi Sukabumi, kandungan gizi dan harga
Menteri hingga kades di Sukabumi ungkap kendala operasional Kopdes Merah Putih
Ini daftar kecamatan sentra ikan lele Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

Kecamatan penghasil kakao Sukabumi dan 11 kabupaten produsen cemilan para dewa di Jawa Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:27 WIB

Lumbung padi di Jawa Barat: Indramayu juara, Sukabumi 5 besar

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:19 WIB

10 ribu ton! 38 kecamatan penghasil kacang panjang di Sukabumi, kaya protein nabati, vitamin, dan mineral

Senin, 2 Maret 2026 - 02:05 WIB

Membanding produksi daging kerbau, sapi, kambing, domba dan babi di Sukabumi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Daftar kecamatan penghasil petai Sukabumi, produksi ribuan ton

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131