Kajian Subuh bersama UAS di Bojonggenteng Sukabumi, catat waktunya

- Redaksi

Jumat, 12 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajian Subuh bersama UAS di Bojonggenteng Sukabumi. - Instagram

Kajian Subuh bersama UAS di Bojonggenteng Sukabumi. - Instagram

sukabumiheadline.com – Ustadz Abdul Somad Batubara atau biasa dipanggil UAS kembali menyambangi Sukabumi, Jawa Barat. Penceramah yang dikenal lugas itu dijadwalkan akan mengisi Kajian Subuh dalam acara Tabligh Akbar sekaligus Halal Bihalal Warga Bojonggenteng.

Berita Terkait: UAS: Ternyata Warga Sukabumi Manis-manis Rupanya

Acara berlangsung di Masjid Jamie Daarul Muttaqien, pada Senin (22/4/2024) mendatang. Adapun, lokasi UAS mengisi Kajian Subuh digelar di Kampung Pamatutan RT 020/008, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait: Di Hadapan Puluhan Ribu Jamaah, UAS: Sukabumi Kota yang Memabukkan

Acara berlangsung usai Shalat Subuh berjamaah dilanjutkan dengan Kajian Subuh oleh ustadz yang sudah menyandang gelar profesor tersebut.

Baca Juga: Banyak Ustadz Bergelar Lc, Warga Sukabumi Sudah Tahu Artinya? Ini Lho Kepanjangannya

Baca Juga :  UAS Saja Tersenyum, Sejak Dibuka Sudah 7.000 AlQuran Hilang di Masjid Al Jabbar

Kajian Subuh bersama UAS tersebut digelar oleh DKM Masjid Jamie Daarul Muttaqien bertujuan sebagai syiar Islam sekaligus memakmurkan masjid yang dimulai dari pagi hari melalui Shalat Subuh berjamaah.

Baca Juga: Rezeki Seret? Ini Penyebabnya Kata UAS

Seperti diketahui, sebelumnya UAS juga sudah beberapa kali berceramah di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Berita Terkait

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?
Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi
Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya
Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya
Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout
Jadwal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1447 H Muhamadiyah – NU dan perbedaan metode
Dahsyatnya bacaan di antara dua sujud, doa yang merangkum semua harapan manusia
Kisah 5 tokoh Sukabumi mualaf dan sukses jadi pengusaha, menteri, hingga istri pangeran

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:00 WIB

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:19 WIB

Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:55 WIB

Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:02 WIB

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Senin, 26 Januari 2026 - 02:04 WIB

Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout

Berita Terbaru

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

Bisnis

Menghitung jumlah pabrik garmen di Sukabumi

Rabu, 4 Feb 2026 - 04:57 WIB

UMKM

Ini 22 kecamatan penghasil kopi Sukabumi terbanyak

Rabu, 4 Feb 2026 - 00:27 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131