Survei: 74,9% penduduk Indonesia siap ikut perang bela negara

- Redaksi

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pejuang kemerdekaan RI - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pejuang kemerdekaan RI - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) memotret patriotisme bangsa Indonesia masih cukup tinggi. Dalam rilisnya, LSI mengungkap lebih dari 70 persen warga bersedia ikut perang membela Indonesia melawan negara lain.

“Mayoritas (74,9 persen) menyatakan bersedia/sangat bersedia ikut berperang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tulis LSI, dikutip sukabumiheadline.com, Senin (13/4/2026).

Diungkapkan Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, di Cikini, Jakarta Pusat, Ahad (12/4/2026), survei soal sikap patriotisme ini menjadi salah satu komponen dari survei “Evaluasi dan Komitmen Publik Terhadap Pancasila”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Responden diberi pertanyaan bahwa bila terjadi perang antara Indonesia melawan negara lain, seberapa bersediakah responden ikut berperang mempertahankan negara kesatuan ini.

Berikut rincian hasil survei LSI:

  • 26,4% responden menyatakan sangat bersedia
  • 48,5% responden menyatakan bersedia
  • 17,4% yang tidak bersedia
  • 4,4% sangat tidak bersedia
  • 3,2% tidak tahu atau tidak menjawab

Responden juga diberi pertanyaan soal kekhawatiran Indonesia diserang negara lain. Jawabannya, mayoritas (90,1 persen) merasa khawatir dengan ancaman atau serangan dari negara lain terhadap NKRI

  • 46,9% responden sangat khawatir
  • 43,2% responden khawatir
  • 7,6% merasa tidak khawatir
  • 1,0% sama sekali tidak khawatir
  • 1,2% tidak tahu/tidak menjawab
Ilustrasi Tugu Palagan Bojongkokosan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi Tugu Palagan Bojongkokosan – sukabumiheadline.com

Responden survei ini mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan.

Dari populasi tersebut, peneliti memilih 2.020 responden secara acak menggunakan metode multistage random sampling.

Dengan jumlah sampel itu, margin of error survei sebesar ±2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling.

Para responden diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah mendapatkan pelatihan. Untuk menjaga kualitas data, tim melakukan pengawasan secara acak terhadap 20 persen sampel melalui kunjungan ulang ke responden (spot check).

Hasilnya, tidak ditemukan kesalahan berarti dalam proses wawancara. Survei ini berlangsung mulai 4 Maret 2026 hingga 12 Maret 2026.

Berita Terkait

Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026
Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kabaya Sunda 2026 bulan depan
BNN mau larang vape, didukung pimpinan Komisi III DPR ini
Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP
Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung
KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 07:01 WIB

Survei: 74,9% penduduk Indonesia siap ikut perang bela negara

Jumat, 10 April 2026 - 18:48 WIB

Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kabaya Sunda 2026 bulan depan

Jumat, 10 April 2026 - 00:37 WIB

BNN mau larang vape, didukung pimpinan Komisi III DPR ini

Kamis, 9 April 2026 - 14:22 WIB

Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP

Berita Terbaru

Ilustrasi pejuang kemerdekaan RI - sukabumiheadline.com

Nasional

Survei: 74,9% penduduk Indonesia siap ikut perang bela negara

Senin, 13 Apr 2026 - 07:01 WIB