Banyak Jalan Rusak, Ini Janji Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 23 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak menuju Kalapanunggal dan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Jalan rusak menuju Kalapanunggal dan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com I PARUNGKUDA – Jalan rusak di Kabupaten Sukabumi, baik yang berstatus Jalan Kabupaten maupun Jalan Nasional kerap dikeluhkan warga, dan berharap agar segera dilakukan perbaikan. Karena beberapa jalan dilaporkan  mengalami kerusakan cukup parah terutama saat musim hujan seperti saat ini.

Kondisi jalan rusak sangat dikeluhkan lantaran berpotensi menyebabkan kemacetan bahkan kecelakaan.

Didi Zaenulatif (33), salah seorang warga menyebutkan, untuk Jalan Kabupaten merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, sedangkan Jalan Nasional kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk Jalan Nasional seperti di pertigaan Stasiun Kereta Api Parungkuda, itu kan kewenangan Kementrian PUPR, tapi di sini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi harus segera membuat pelaporan untuk segera ditindaklanjuti perbaikan jalan-jalan yang sudah rusak parah,” ungkapnya kepada sukabumiheadline.com, Rabu (22/12/2021).

Berita terkait: Banyak Jalan Rusak di Kabupaten Sukabumi, Warga 5 Kecamatan Beri Komentar Pedas

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sukabumi Asep Japar, menanggapi banyaknya keluhan akan kondisi Jalan Kabupaten rusak di banyak wilayah. Bahkan, banyak di antaranya sudah seperti sungai kering karena sistem drainase yang tidak berfungsi.

Asep mengatakan, akibat refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, maka sebagian program yang sudah direncanakan di dinasnya menjadi tertunda.

“Pemerintah pun bukan tidak langsung mengambil tindakan atau tidak sigap dalam menangani kondisi jalan ataupun sistem drainase yang rusak, tetapi ada proses atau tahapan-tahapan yang harus diikuti oleh dinas, terkait rapat pengkajian ulang, rapat anggaran, dan lain sebagainya,“ jelas dia.

Berita Terkait: Jalan di Sukabumi Cepat Rusak, Dosen Teknik Sipil Universitas Nusa Putra Kritisi Penyebabnya

Namun, ia mengaku berterimakasih dengan banyaknya masyarakat yang memberikan komentar terhadap kinerja dinasnya. “Terimakasih, itu sebuah kritikan membangun untuk kami, tapi kita di sini juga bukannya tinggal diam saja,“ tambahnya.

Lebih jauh, ia berjanji akan melakukan kajian ulang penyebab aspal cepat rontok. Ia juga berharap pada tahun 2022 tidak ada lagi refocusing anggaran, sehingga perbaikan jalan-jalan rusak bisa dilakukan.

“Soal anggaran dan lain sebagainya, insya Allah segera kita lakukan perbaikan setelah tahapan yang tadi saya sebutkan sudah selesai semua. Kita berharap di tahun 2022 sudah gak ada lagi refocusing anggaran, sehingga skala prioritas yang sudah dimasukkan ke dalam perencanaan kerja Dinas PU Bina Marga bisa dilakukan” jelasnya.

Berita Terkait

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya
Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:15 WIB

Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:27 WIB

Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Berita Terbaru