Biodata Irjen Maman Supratman Asal Sukabumi, Ayah AKBP Dody Prawiranegara

- Redaksi

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Maman Supratman dan AKBP Dody Prawiranegara. l Istimewa

Irjen Maman Supratman dan AKBP Dody Prawiranegara. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Nama Irjen (Purn) Maman Supratman tiba-tiba mencuat setelah anaknya, mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara ditangkap karena kasus jaringan narkoba yang melibatkan Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa.

Namun, siapa sangka ternyata Maman Supratman adalah jenderal polisi asal Sukabumi, Jawa Barat. Ia merupakan jebolan Akpol 1973 seangkatan Kapolri Jenderal Sutanto dan Bambang Hendarso Danuri (Bambang HD).

Lantas, siapa sosok Maman Supratman yang disebut jenderal bintang dua ini?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari penelusuran sukabumiheadline.com dari sejumlah sumber, diketahui Maman Supratman lahir di Sukabumi, pada 8 Desember 1949.

Maman Supratman merupakan perwira tinggi Polri yang menempuh pendidikan kepolisian melalui jenjang AKABRI Udara pada 1970, kemudian melanjutkan AKABRI Bagian Kepolisian pada 1973 atau Pratidina 73.

Dengan demikian, Irjen (Purn) Maman Supratman merupakan Akpol 1973 (dulu masuk AKABRI Kepolisian) yang seangkatan dengan Jenderal Sutanto.

Sebagaimana diketahui, Jenderal Sutanto merupakan lulusan terbaik Akpol 1973 sekaligus menjadi Kapolri pada 2005-2008. Pada Akpol 1973 juga ada Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang menjadi Kapolri pada 2008-2010.

Selain dua tamatan Akpol 73 yang jadi Kapolri, banyak lagi yang memegang jabatan penting. Di antaranya adalah Adang Firman yang menjadi Kapolda Metro Jaya.

Karier kepolisian Maman Supratman dimulai pada tahun 1974, ketika ditempatkan sebagai Perwira Samapta (Pamapta) di Polres Pacitan, Jawa Timur. Maman Supratman juga pernah menjadi Kapolsek Walikukun Polres Ngawi (1977-1978), kemudian menjadi Kasatlantas Polres Kota Madiun (1978-1981).

Baca Juga :  Pengakuan Mengejutkan Linda, Nikah Siri dengan Irjen Teddy Minahasa di Sukabumi, Ini Lokasinya

Maman Supratman pernah bertugas di Timor Timur (kini Timor Leste) dengan jabatan sebagai Wakapolres Same pada 1979-1980, kemudian menjadi Kasatlantas Polwil Madiun dari tahun 1981 sampai 1984.

Saat masih menjabat sebagai Kolonel (Kombes), Maman Supratman ditunjuk sebagai Kapolda Riau pada 2000 sampai 2001. Saat jadi Kapolda Riau itu, dia pun menyandang jenderal bintang satu atau Brigjen.

Setelah itu sampai saat ini belum diketahui karier jabatan yang pernah dia lalui. Yang pasti, pangkat terakhirnya saat pensiun adalah Inspektur Jenderal atau Irjen.

Biodata Irjen (Purn) Maman Supratman

  • Nama Lengkap: Maman Supratman
  • Tempat, tanggal lahir: Sukabumi, 8 Desember 1949
  • Gelar: Drs, SH, dan M.Sc.
  • Pangkat terakhir: Irjen Pol

Istri dan Anak 

  • Istri: Endang Sriwahyuningsih
  • Anak: Dody Prawiranegara, Desy Kusumadewi, Deliyana Rahmawati, Rakhmi Tika Putri, Hafizh Eriawan Putra.

Pendidikan Umum dan Kepolisian 

  • SR Negeri di Sukabumi ( Tamat 1963)
  • Sekolah Teknik Negeri di Sukabumi (1966)
  • Sekolah Teknik Menengah di Sukabumi (1969)
  • Akabri di Magelang (1970)
  • Akabri Kepolisian di Sukabumi (1973)

Riwayat Jabatan

  • Perwira Samapta Polres Pacitan (1974)
  • Kasi Sabhara Polres Pacitan (1974-1975)
  • Kasi Lantas Polres Pacitan (1975-1977)
  • Kapolsek Walikukun Polres Ngawi (1977-1978)
  • Kasatlantas Polres Kota Madiun (1978-1981)
  • Wakapolres Same Timor Timur (1979-1980)
  • Kasatlantas Polwil Madiun (1981-1984)
  • Ketua Dewan Lantas Kota Madiun (1980-1984)
  • Hakim Perwira Adhoch (1982)
  • Kapolda Riau (2000-2001)
  • Wakapolda Sumatera Utara (2002).

Maman Supratman dalam Pusaran Kasus Narkoba Irjen Pol. Teddy Minahasa

Baca Juga :  Ketika Kombes Ade Ary Syam Indradi dibuat jengkel, pria asal Sukabumi ini akhirnya nasihati jenderal

Irjen (Purn) Maman Supratman muncul ketika dia di tengah kasus yang membelit anaknya, AKBP Dody Prawiranegara yang terlibat kasus narkoba yang melibatkan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Teddy Minahasa beberapa waktu lalu.

Maman mengaku tahu persis tabiat Dody, bahkan mengikuti perjalanan kariernya.

“Setiap saat dia selalu berhubungan dengan saya bahkan melibatkan saya untuk memberikan advice sama dia,” jelas Maman Supratman ketika akan menjenguk AKBP Dody Prawiranegara di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (22/10/2022) lalu.

Maman Supratman yakin anaknya tidak terlibat dalam jaringan narkoba tersebut. Bahkan, dia mengaku pernah mendengar anaknya menolak sogokan Rp10 miliar dalam sebuah kasus besar saat menjadi Kapolres Bukittinggi.

“Dia agamanya kuat, saya bilang dia tidak seperti itu,” kata Maman seraya menyebut anaknya kemungkinan besar dalam tekanan atasannya. Yakni Teddy Minahasa.

“Saya jamin itu, ini mungkin karena tekanan saja dan harus melaksanakan perintah pimpinannya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Teddy Minahasa dikabarkan menjual barang bukti narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram. Barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan kasus sabu seberat 41,4 kilogram di wilayah Sumatera Barat. Baca lengkap: Polisi Terkaya Irjen Teddy Minahasa Disebut Jual Barang Bukti 5 Kg Sabu dan Positif Narkoba

Irjen. Pol. Teddy Minahasa. l Istimewa
Irjen. Pol. Teddy Minahasa. l Istimewa

Berdasar informasi yang beredar, saat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat Teddy meminta barang bukti sabu 10 kilogram itu kepada Kapolres. Dia lalu menjual 5 kilogram kepada seorang mami bernama Linda Pudjiastuti.

Pengakuan mengejutkan Linda Pudjiastuti, nikah siri dengan Irjen Teddy Minahasa di Sukabumi. l Istimewa
Pengakuan mengejutkan Linda Pudjiastuti, nikah siri dengan Irjen Teddy Minahasa di Sukabumi. l Istimewa

Linda mengaku dinikahi Teddy Minahasa di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, pernikahan dilakukan karena sebelumnya kerap melakukan zina. Baca lengkap: Dinikahi Teddy Minahasa di Sukabumi, Linda Ngaku Mualaf Takut Dosa Sering Zina

Berita Terkait

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat
Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan
Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi
Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya
Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi
Hasil rukyatul hilal di Sukabumi, 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin 31 Maret 2025
Mengenang kiprah Wisjnu Mouradhy, jurnalis dan tokoh film nasional asal Sukabumi era 1940
Masih binggung? Jangan abaikan aturan qadha dan fidyah bagi yang batal puasa Ramadhan ini

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 00:01 WIB

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat

Selasa, 1 April 2025 - 20:44 WIB

Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan

Senin, 31 Maret 2025 - 21:56 WIB

Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi

Senin, 31 Maret 2025 - 10:00 WIB

Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya

Minggu, 30 Maret 2025 - 00:01 WIB

Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB