Menkop minta Kopdes Merah Putih bersiap produksi genteng

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengrajin genteng - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pengrajin genteng - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih diminta bersiap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memproduksi genteng, terkait wacana “gentengisasi” nasional.

Tujuannya menciptakan rumah yang lebih nyaman dan tampilan lingkungan yang lebih baik. Menurut Prabowo, atap seng masih banyak digunakan di berbagai kota.

“Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat,” ujar Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilustrasi rumah tradisional Sunda menggunakan genteng - sukabumiheadline.com
Ilustrasi rumah tradisional Sunda menggunakan genteng – sukabumiheadline.com

Prabowo menilai seng tidak sejalan dengan upaya membangun lingkungan yang nyaman dan indah. Solusi yang ditawarkan berupa proyek gentengisasi berskala nasional.

“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi ke Indonesia,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut proyek tersebut tidak membutuhkan anggaran besar. Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih akan dilengkapi fasilitas produksi.

“Alat-alat pabrik genteng itu tidak mahal, jadi nanti koperasi Merah Putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng,” ujar Prabowo.

Ilustrasi pengrajin genteng - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pengrajin genteng – sukabumiheadline.com

Kekinian, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantoro menyatakan Presiden meminta rumah yang masih menggunakan atap seng beralih ke genteng.

“Bapak Presiden ingin supaya perubahan atap-atap yang dari seng itu bisa diganti jadi genteng dan koperasi-koperasi juga diminta untuk apa namanya memproduksi genteng-genteng,” kata Ferry dilansir Antara.

Ferry menyebut produksi genteng menjadi tugas tambahan koperasi. Koperasi didorong mengembangkan genteng dengan campuran bahan tertentu agar bobotnya lebih ringan.

“Bisa menjadikan gentengnya menjadi lebih ringan dan lebih bagus,” ujar Ferry.

Kementerian Koperasi menyiapkan langkah awal untuk mendukung produksi tersebut. Persiapan mencakup kesiapan koperasi yang akan terlibat langsung.

“Nanti kita persiapkan,” kata Ferry.

Berita Terkait

Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek
Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai
Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih
Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama
Meski berlaku WFH di perusahaan, hak upah dan cuti pegawai tak boleh hilang
KDM rekrut besar-besaran lulusan SD jadi tenaga teknis lapangan, gaji Rp4,2 juta
Lawan rentenir, warga bisa pinjam uang ke Kopdes Merah Putih, bunga 6% per tahun
Purbaya: Anggaran MBG mau dipangkas Rp40 triliun

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:39 WIB

Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek

Kamis, 9 April 2026 - 17:43 WIB

Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai

Senin, 6 April 2026 - 22:11 WIB

Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih

Senin, 6 April 2026 - 18:05 WIB

Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama

Rabu, 1 April 2026 - 22:09 WIB

Meski berlaku WFH di perusahaan, hak upah dan cuti pegawai tak boleh hilang

Berita Terbaru