Dony Oskaria: KRL nyambung hingga Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabar buat para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Sukabumi, Jawa Barat. Pasalnya Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menyatakan bakal melakukan elektrifikasi jalur hingga ke Sukabumi.

Donny mengungkapkan, rencana besar elektrifikasi jalur yang akan dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) hingga ke Sukabumi dan Cikampek.

Ia memaparkan rencana tersebut dalam rapat kerja Komisi XI DPR yang membahas persetujuan pencairan beberapa Penanaman Modal Negara (PMN) untuk BUMN. Diketahui, PT KAI mendapatkan suntikan modal Rp1,8 triliun pada 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk kereta api, tahun depan kita akan melakukan elektrifikasi di lima kota, termasuk di Jakarta itu adalah kereta api listrik sampai dengan Cikampek, kemudian sampai dengan Rangkasbitung, sampai dengan Sukabumi,” ujar Dony dalam rapat yang ditayangkan virtual, dikutip Selasa (9/12/2025).

Rekomendasi artikel: Kereta wisata KA Jaka Lalana mulai 14 Desember, Kabupaten Sukabumi tidak siap

KRL Commuter Line Jakarta-Bogor
KRL Commuter Line Jakarta-Bogor – sukabumiheadline.com

Baca Juga: KRL Bogor mau lanjut ke Sukabumi? Ini komentar Kemenhub terbaru

Dijelaskan Donny, dengan perluasan elektrifikasi jalur kereta api diharapkan dapat menumbuhkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di sejumlah daerah yang dilintasi.

“Kita mengembangkan kereta listrik sampai dengan Cikampek, sampai dengan Sukabumi, dan sampai dengan Rangkasbitung, itu akan tumbuh pusat-pusat, kota baru di dalam sepanjang jalur yang kita develop,” paparnya.

Namun, BP BUMN juga meminta KAI untuk memperketat penjagaan di pintu perlintasan sebidang di seluruh jalur kereta api. Menurut Donny, ada tambahan modal untuk memaksimalkan penjagaan.

“Kedua, salah satu fokus kami adalah keselamatan. Bahwa memang saat ini kita mewajibkan penjagaan daripada setiap pintu perlintasan 24 jam. Ini juga menjadi bagian daripada kita,” lanjut Dony.

Seperti diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan rencana jalur KRL Commuter Line hingga ke Sukabumi ketika bertemu Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, di Tourist Information Center (TIC) Alun-Alun Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

Bobby Rasyidin memberikan respons positif terkait keinginan Dedie A. Rachim tersebut. Menurut Bobby, potensi transportasi di wilayah ini sangat besar, baik untuk peningkatan jumlah penumpang maupun angkutan barang. Baca selengkapnya: Rencana jalur KRL Commuter Line hingga ke Sukabumi, ini penjelasan KAI

Berita Terkait

Intip UMK Sukabumi 10 tahun terakhir, ternyata pernah tidak naik
Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek
Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai
Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih
Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama
Meski berlaku WFH di perusahaan, hak upah dan cuti pegawai tak boleh hilang
KDM rekrut besar-besaran lulusan SD jadi tenaga teknis lapangan, gaji Rp4,2 juta
Lawan rentenir, warga bisa pinjam uang ke Kopdes Merah Putih, bunga 6% per tahun

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:49 WIB

Intip UMK Sukabumi 10 tahun terakhir, ternyata pernah tidak naik

Jumat, 10 April 2026 - 13:39 WIB

Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek

Kamis, 9 April 2026 - 17:43 WIB

Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai

Senin, 6 April 2026 - 22:11 WIB

Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih

Senin, 6 April 2026 - 18:05 WIB

Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama

Berita Terbaru

Diego Michiels, bintang Borneo FC tanya kesediaan KDM jadi Gubernur Kaltim - Ist

Konten

Bintang Borneo FC tanya kesediaan KDM jadi Gubernur Kaltim

Senin, 20 Apr 2026 - 17:50 WIB