30.9 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Usaha haram jual 15 ribu butir obat saat Ramadhan, pemuda Tipar Sukabumi Lebaran di tahanan

sukabumiheadline.com - Seorang pemuda diamankan polisi karena...

Mencari Tahu Seputar Wacana Sukabumi Memisahkan Diri dari Jawa Barat

SUKABUMIHEADLINE.com l Jawa Barat merupakan salah satu...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Garap Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat, Hutama Karya Disuntik Sri Mulyani Rp28,8 Triliun

EkonomiGarap Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat, Hutama Karya Disuntik Sri Mulyani Rp28,8 Triliun

sukabumiheadline.com l DPR RI menyetujui usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenai penyertaan modal negara (PMN) oleh Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebesar Rp47,4 triliun.

Salah satu perusahaan yang mendapatkan PMN, adalah BUMN Karya, PT Hutama Karya (Persero) yang akan mengeksekusi dua proyek besar yang selama ini digarap oleh PT Waskita Karya Tbk.

“Komisi XI DPR RI menyetujui PMN tunai sebesar Rp28,8 triliun pada tahun anggaran 2023 kepada PT Hutama Karya (Persero) yang akan digunakan untuk memenuhi sebagian porsi ekuitas pada Jalan Tol Trans Sumatera,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie OFP, Rabu (13//9/2023)

Sedangkan, Rp18,6 triliun akan dicairkan pada kuartal I-2024. Pembahasan PMN 2024 memang lebih cepat dari biasanya karena dianggap mendesak, mengingat Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024 masih dibahas antara pemerintah dan DPR.

PMN tersebut nantinya akan digunakan untuk pembelian saham PT Waskita Sriwijaya Tol melalui penerbitan saham baru senilai Rp10 triliun untuk penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung – Palembang – Betung.

Kemudian pembelian salam PT Trans Jabar Tol melalui penerbitan saham baru senilai Rp2,5 triliun untuk penyelesaian ruas jalan tol Bogor – Ciawi – Sukabumi.

Sisanya adalah penyelesaian beberapa ruas jalan tol lainnya, yaitu Binjai – Pangkalan Brandan Rp 1,2 triliun, Sigli – Banda Aceh Rp1 triliun, Taba Penanjung – Bengkulu Rp 478 miliar, Kuala Tanjung – TB Tinggi – Siantar Rp194 miliar dan Kisaran – Indrapura Rp638 miliar. Selanjutnya Pekanbaru – Koto Kampar Rp480 miliar dan Sicincin – Padang Rp2 triliun.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 dan Seksi 4 dikabarkan akan diambil alih oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain.

Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja menjelaskan ada dua opsi yang bisa digunakan untuk melanjutkan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Baca lengkap: Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Senilai Rp2,5 Triliun Bakal Diambil Alih Perusahaan Ini

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer