Potensi Rugikan Negara Rp1,7 M Dana Desa, Ini Bukti Transfer 63 Kades di Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 3 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang Dana Desa. l Istimewa

Ilustrasi uang Dana Desa. l Istimewa

sukabumiheadline.com l PALABUHANRATU – Puluhan kepala desa (kades) di Kabupaten Sukabumi dipanggil pihak Inspektorat terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD). Anggaran tersebut diduga telah diberikan kepada sebuah firma hukum (sebelumnya disebut Lembaga Bantuan Hukum atau LBH) dengan dalih bantuan hukum, Selasa (1/8/2023).

Menurut Kabid PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi, Faiz Abdul Muhaimin, pihaknya telah membuat laporan terkait dugaan adanya penyelewengan kekuasaan yang dilakukan oleh aparat desa.

“Kita dari HMI Kabupaten Sukabumi melaporkan terkait adanya dugaan yang pertama, kami menduga ada penyelewengan kekuasaan yang dilakukan oleh aparat desa. Dugaan didasari adanya 230 desa yang melakukan MoU dengan salah satu firma hukum yang ada di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya kepada sukabumiheadline.com, Jumat (3/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 230 desa itu, yang sudah menganggarkan di tahun 2023 ini, ada 62 desa yang tersebar di 47 kecamatan dan sudah melakukan kegiatan dan transfer dana ke pihak pihak firma hukum dimaksud. Adapun, dana bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023,” tambah Faiz.

IMG 20230803 005104
Kuitansi penerimaan uang dari desa. l Istimewa

Karenanya, Faiz menilai MoU tersebut telah melanggar regulasi yang ada, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 tahun 2014 tentang Sumber Anggaran Dana Desa.

“Kalau kita kaitkan dengan regulasi, itu tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan, yakni PP Nomor 60 tahun 2014,” ucapnya.

Faiz juga menyebut, berdasarkan hasil temuan di lapangan, terdapat indikasi adanya pungli dan pemerasan.

“Kalau kita lihat dari hasil temuan kita di lapangan, ada indikasi yang mengarah kepada pungli dan pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum advokat,” yakin dia.

Potensi Kerugian Negara Mencapai Rp1,7 Miliar 

Lebih jauh, Faiz menambahkan, MoU tersebut berpotensi menyebabkan kerugian negara hingga sebesar Rp1,7 miliar.

“Kongkretnya, yang sudah transfer sebanyak 63 desa dengan total nominal 501 juta Rupiah,” jelas Faiz.

20230726 222501
Bukti transfer dari desa ke firma hukum. l Istimewa

“Namun, dari keseluruhan yang sudah MoU, yakni sebanyak 230 desa, berpotensi akan menyebabkan kerugian negara hingga total 1,7 miliar Rupiah,” jelasnya.

Faiz juga mengklaim jika pihaknya telah menyimpan semua bukti transfer dari pihak desa kepada firma hukum atau Law Firm MP & Partners.

Namun demikian, Faiz enggan menjelaskan desa mana saja yang sudah mentransfer uang tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Inspektur Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin, mengatakan pihaknya telah memanggil 85 kades beserta bendaharanya. Hal itu didasari adanya dugaan para kades yang dimaksud adalah memberikan uang jutaan Rupiah tidak sesuai regulasi.

“Dua hari ini kami Inspektorat memanggil kepala Desa serta bendahara untuk memberikan keterangan terkait dugaan yang ramai di sosial media,” ujar Komarudin.

Namun, Komarudin belum bisa menjelaskan secara gamblang, lantaran masih proses pemenuhan keterangan dari seluruh kepala desa yang hadir. Berita lengkap: Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Puluhan Kades di Sukabumi Dipanggil Inspektorat

Berita Terkait

Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%
UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik
7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL
7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk
Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia
Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:00 WIB

Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%

Rabu, 23 September 2026 - 17:23 WIB

UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik

Rabu, 23 September 2026 - 16:39 WIB

7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL

Senin, 21 September 2026 - 01:30 WIB

7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk

Rabu, 2 September 2026 - 09:00 WIB

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Berita Terbaru

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi latihan militer calon manager Kopdes Merah Putih - sukabumiheadline.com

Regulasi

Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili

Senin, 28 Sep 2026 - 10:00 WIB

Bendera Persib Bandung - sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal Persib Oktober: 7 pertandingan di 3 kompetisi

Senin, 28 Sep 2026 - 05:30 WIB